Bimbingan Teknis Desiminasi Penyusunan Soal HOTS Ujian Madrasah

Kota Madiun (MIN 1) – Senin 8 Maret 2021, diadakan Bimtek Penyusunan Soal  HOTS UM oleh Kementrian Agama Kota Madiun yang bertempat di MIN 1 Kota Madiun yang diikuti oleh perwakilan guru dari 20 Madrasah di seluruh Kota Madiun dengan durasi pelaksanaan selama 3 hari berturut-turut. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru-guru madrasah dalam menyusun soal HOTS (Higher Order Thinking) untuk PH, PAS, PAT, dan UM. Bimbingan ini dilaksanakan karena mengingat pentingnya penilaian dalam menentukan kualitas pendidikan, maka penilaian di madrasah jenjang MI, Mts, MA harus mengacu pada prinsip-prinsip sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Hari pertama kegiatan dimulai pukul 08.00 pagi dan dibuka langsung oleh Bapak Kepala Kemenag Kota Madiun, acara bimbingan teknis ini sudah terjadwal dengan runtut. Dimulai dari pukul 08.30 -10.30 pemberian materi mengenai Konsep dan Teknis penyusunan soal HOTS dan Penyusunan Soal HOTS di AKM (Literasi dan Numerasi), dilanjutkan istirahat selama 15 menit. Pukul 10.45-13.45 pemberian materi mengenai Pembuatan Kisi-Kisi soal HOTS dan Penyusunan naskah soal. Dalam pembuatan soal berbasis HOTS ini bapak ibu guru bisa berdiskusi dan juga bertanya kepada yang lainnya supaya tercipta keakraban tetapi juga dengan tetap menerapkan protokol kesehatan 5M.

Hari kedua dimulai pukul 07.30 dengan pemberian Tugas Mandiri Penyusunan Kisi-kisi soal HOTS oleh bapak ibu guru yang telah mengikuti acara bimbingan di hari pertama. Hari ketiga dilanjutkan dengan materi Presentasi Hasil Penyusunan Soal HOTS dan Rencana tindak lanjut Desiminasi. Adapun kegiatan ini sangat bermanfaat dan juga memberikan dampak positif bagi seluruh guru yang nantinya akan dibawa dan diterapkan ke madrasahnya masing-masing.

Ibu Utfula salah satu peserta memberikan tanggapan positif saat diwawancarai,ujarnya “Bimbingan Teknis yang diadakan ini sangat bermanfaat bagi guru-guru untuk mengembangkan kemampuan menyusun soal dan juga dapat meningkatkan cara berfikir kritis anak-anak ketika mengerjakansoal-soal berbasis HOTS”. (SA)