Selasa, 30 Nov 2021
  • Mari bersama sama menerapkan 5M guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sehat di mulai dari saya.

Media Pembelajaran

Media Pembelajaran yang Menarik, Berkesan dan Bermanfaat Melalui Media Pembelajaran Online

Pendidikan di Indonesia dewasa ini terus memperbaiki kualitas mutu pendidikan. Era society 5.0 merupakan konsep yang berpusat pada manusia (human centered) yang berbasis teknologi (based technology) untuk menghadapi tantangan dan menyelesaikan permasalahan kehidupan sosial. Di era ini akan menjadi tantangan dan peluang bagi dunia pendidikan untuk dapat meningkatkan kecakapan dan keterampilan siswa sebagai modal mereka di masa mendatang (Wibawa, Agustina, 2019).

Berdasarkan sosialisasi dari Dirjen Dikdasmen Kemendikbud, ada beberapa kecakapan dan keterampilan yang harus dimiliki untuk menghadapi tantang di era ini, yaitu 1) kemampuan untuk memecahkan masalah yang kompleks dan dapat berpikir kritis, 2) memiliki kecakapan dalam berkomunikasi, 3) mempunyai kreativitas dan 4) dapat berkolaborasi (Sumarno, 2019).

Untuk menguasai beberapa hal tersebut, dunia pendidikan harus mempersiapkan generasi bangsa mulai dari sejak dini melalui kegiatan pembelajaran yang memanfaatkan IPTEKS (Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni) sebagai sarana atau media pembelajaran.

Media pembelajaran merupakan alat yang digunakan untuk menyampaikan materi pembelajaran agar mudah dipahami dan diaplikasikan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Asnawir (2002), media pembelajaran berfungsi sebagai alat bantu kegiatan belajar mengajar yang dapat memperjelas dan mempermudah materi pembelajaran yang kompleks dan abstrak menjadi lebih sederhana, konkrit, dan mudah dipahami, serta dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Ada berbagai macam jenis media pembelajaran. Pertama, media pembelajaran cetak, contohnya buku ajar, Lembar Kerja Siswa (LKS), modul pembelajaran, koran, dan majalah. Kedua, media pembelajaran audio visual, seperti rekaman suara, siaran radio, gambar dan siaran televisi. Kemudian yang ketiga adalah media pembelajaran interaktif, seperti permainan edukasi.
Seiring berkembangnya zaman, media pembelajaran sudah memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Seperti contoh berkembangnya media pembelajaran cetak yaitu berupa e-book. Kemudian, perkembangan pada media pembelajaran audio visual seperti podcast, video pembelajaran, macromedia, dan powerpoint. Pada perkembangan media pembelajaran interaktif yang memanfaatkan jaringan internet yaitu aplikasi media pembelajaran online seperti e-learning, Google Classroom, Edmodo, Quizizz, permainan edukasi online (seperti Kahoot), hingga video conference/meeting online seperti Google Meet dan  Zoom Meeting. Kecanggihan teknologi komunikasi tersebut menjadi media pembelajaran yang efektif dalam menyampaikan materi, tugas, ujian semester, dan penyelesaian tugas akhir (Mushfi, 2019).
Dalam merancang media pembelajaran online menjadi tantangan besar bagi guru dalam menciptakan pembelajaran yang menarik, berkesan dan bermanfaat bagi siswa. Media pembelajaran online adalah salah satu bentuk media pembelajaran yang menggunakan fasilitas internet sehingga siswa dan guru dapat saling berkomunikasi secara online (Putranti, 2013). Hal ini juga sependapat dengan Nuriansyah (2020) bahwa media pembelajaran online merupakan media pembelajaran berbasis elektronik yang memberikan banyak manfaat terutama pada proses pembelajaran daring atau jarak jauh.
Pemanfaatan media pembelajaran online sangat membantu kegiatan pembelajaran yang efektif, mencapai tujuan dan efisien pada waktu, tenaga dan biaya.  Menurut Bates dan Wulf (dalam Nuriansyah, 2020), kelebihan dari media pembelajaran online adalah 1) meningkatkan interaksi pembelajaran antara guru dan siswa, 2) dapat diakses di mana dan kapan saja, 3) memiliki jangkauan yang lebih luas, dan (4) mempermudah penyimpanan dan memperbaiki materi pembelajaran jika terdapat kesalahan.
Lalu, bagaimana membuat media pembelajaran online yang menarik, berkesan dan bermanfaat bagi siswa? Menurut Heinich (dalam Nurseto, 2011), dalam merancang media pembelajaran yang efektif, ada 6 hal yang harus diperhatikan atau sering disebut dengan ASSURE, yaitu Analyze Learner Characteristics (mengetahui kebutuhan dan karakteristik siswa), State Objectives Select (merumuskan tujuan penggunaan media pembelajaran), Modify or Design Materials (memilih, merubah dan merancang materi dalam media pembelajaran), Utilize Materials (media pembelajaran harus berisi materi yang akan dipelajari siswa), Require Learner Response (melibatkan siswa dalam kegiatan pembelajaran), dan Evaluate (mengevaluasi media pembelajaran dengan memilih media pembelajaran yang sesuai dengan materi yang akan disampaikan, cara penggunaannya, tujuan penggunaan media pembelajaran dan kemampuan guru dalam menggunakan media pembelajaran tersebut.
Selain itu, menurut Mukminan (dalam Nurseto, 2011), dalam merancang media pembelajaran perlu juga memegang prinsip VISUALS yaitu Visible (mudah dilihat), Interesting (menarik), Simple (sederhana), Useful (bermanfaat), Accurate (benar dan dapat dipertanggungjawabkan), Legitimate (masuk akal), dan Structured (terstruktur).
Dalam pengaplikasiannya, gunakan platform online gratis dan mudah diakses oleh guru dan siswa, sehingga media pembelajaran tidak hanya menarik dan mengesankan tetapi dapat digunakan dan bermanfaat bagi guru dan siswa. (Wilatikta)
KELUAR